4 Tempat Wisata Instagrammable di Sukabumi yang Dijamin Bakal Membuat Feed Instagrammu Semakin Keren

Sukabumi merupakan kota yang memiliki luas wilayah paling luas di Jawa Barat. Tak kalah dengan Bandung dan Bogor, kota ini juga memiliki banyak tempat wisata yang menawan dan menarik untuk dikunjungi. Beberapa di antaranya yang cukup terkenal adalah Situ Gunung, Pantai Ujung Genteng, serta Pelabuhan Ratu.

Namun, tahukah kamu bahwa selain ikon-ikon wisata Sukabumi yang sudah terkenal, kota ini juga memiliki sejumlah destinasi wisata tersembunyi yang banyak digandrungi para anak muda karena tempatnya yang “instagrammable”? Penasaran? Berikut adalah ulasan selengkapnya.

  1. Curug Awang

Curug Awang berlokasi di Desa Taman Jaya, Kecamatan Ciletuh, Sukabumi. Tempat wisata ini bisa dibilang masih tersembunyi dan belum banyak dikunjungi para wisatawan, sehingga suasananya masih sangat sepi dan asri. Kerap dijuluki “Mini Niagara”, Curug Awang memiliki aliran air yang mengalir dari tebing batu setinggi 40 meter. Airnya sendiri berasal dari Sungai Ciletuh, yang mana juga mengaliri 2 air terjun lainnya, yaitu Curug Tengah dan Curug Puncak Manik.

(sumber : backpackerjakarta.com)

Bagi kamu suka mengunggah foto di Instagram, keindahan Curug Awang yang diabadikan dalam bidikan kamera dijamin bakal membuat feed Instagrammu semakin kece dan tentunya mendatangkan banyak like. Agar mendapatkan hasil foto yang maksimal, sebaiknya kunjungi Curug Awang ini saat musim penghujan. Dengan debit air yang lebih besar, aliran air yang jatuh pun tentunya juga akan lebih deras dan enak dipandang.

  1. Tebing Panenjoan

Tebing Panenjoan berlokasi di Kecamatan Ciemas, tepatnya di salah satu gerbang Geopark Ciletuh. Panenjoan sendiri sebenarnya memiliki arti tempat untuk melihat, sehingga sangat cocok untuk mewakili tebing setinggi 250 meter di atas permukaan air laut ini. Dari atas Tebing Panenjoan, kamu dapat melihat hamparan sawah hijau, rumah-rumah penduduk, hingga birunya air laut di kejauhan. Sungguh instagrammable!

  1. Kawah Ratu

Kawah Ratu merupakan kawah aktif yang berada di lereng Gunung Salak. Untuk mencapai ke sana, terdapat 3 pilihan jalur pendakian. Jalur pertama adalah melalui Gunung Bunder via Pasir Rengit, dengan panjang trek sejauh 3.5 kilometer dan dapat ditempuh dalam waktu sekitar 2.5 jam.

(sumber : sportourism.id)

Jalur kedua melewati Gunung Bunder via Curug Seribu, dengan panjang trek sejauh 5 kilometer dan lama pendakian sekitar 3 sampai 4 jam. Jalur terakhir adalah melewati Bumi Perkemahan Cidahu – Sukabumi, dengan panjang trek sejauh 4.5 meter. Bagi yang belum pernah mendaki di Gunung Salak sebelumnya, sangat disarankan untuk menyewa pemandu agar tidak tersesat.

  1. Pantai Ombak Tujuh

Selain deretan pantai di Pelabuhan Ratu, pantai yang satu ini juga wajib kamu sambangi jika ingin menjelajahi spot-spot Instagrammable di Sukabumi. Lokasinya berada di Kawasan Wisata Ujung Genteng, Kecamatan Ciracap, Sukabumi, Jawa Barat. Menurut para wisatawan yang pernah berkunjung, ombak di pantai ini bisa mencapai tujuh tingkat, sehingga tak salah memang jika namanya Pantai Ombak Tujuh.

Karena pantai ini masih tersembunya, kamu akan memerlukan perjuangan yang cukup ekstra untuk mencapai bibir pantai. Namun, perjalanan berat tersebut akan terbayar dengan keindahan yang disuguhkan, mulai dari pasir putih dan air lautnya yang biru jernih, batu-batuan karang di sekitar pantai, serta gulungan ombak yang menabrak batu karang.

Itulah beberapa tempat wisata instagrammable yang ada di Sukabumi. Bagaimana? Menarik, bukan? Jika masih ingin menjelajahi tempat-tempat wisata lainnya, tentu akan lebih menyenangkan jika kamu menghabiskan waktu selama 2 – 3 hari di Sukabumi. Soal penginapan, kamu tidak perlu bingung. Ada banyak pilihan hotel murah di Sukabumi yang bisa dengan mudah kamu temukan, termasuk di antaranya hotel-hotel yang tergabung dalam jaringan Airy Rooms.

Sebagai jaringan hotel terbesar yang sudah memiliki banyak cabang di berbagai kota, Airy Rooms memberikan panawaran harga terbaik dan fasilitas kamar yang tak kalah dengan hotel berbintang. Sejumlah fasilitas terebut di antaranya ada tempat tidur yang bersih, TV layar datar, AC, pancuran air hangat lengkap dengan peralatan mandinya, air minum, serta jaringan internet nirkabel gratis. Untuk pemesanannya, kamu bisa memesannya langsung secara online melalui aplikasi Airy Rooms di Android atau IOS, dengan pilihan pembayaran melalui kartu kredit atau transfer.

Rekomendasi Tempat Wisata Istimewa yang Bisa Dikunjungi di Sukabumi


Siapa bilang pergi liburan harus ke tempat yang jauh. Jika hanya punya waktu 1 hingga 2 hari, nikmati saja sensasi wisata istimewa yang tak jauh dari pusat kota. Misalnya dengan mengunjungi Kota Sukabumi.

Ternyata Kota Sukabumi punya berbagai objek wisata yang menarik untuk dijelajahi. Mari simak dulu ulasan lengkapnya agar kita mendapatkan tambahan referensi terbaru:

Danau Batu Bacan

Danau yang terletak di Desa Bojongharjo ini tergolong istimewa karena airnya berwarna kehijauan. Tadinya Danau Batu Bacan adalah kawassan pertambangan batu yang dikelola oleh masyarakat sekitar. Namun tiba-tiba ada air muncul dan membentuk genangan menyerupai danau. Hingga akhirnya kawasan ini terkenal sebagai wisata danau yang populer di Sukabumi.

Tebing Panenjoan

Nama Tebing Panenjoan berasal dari kata “tenjo” yang berarti lihat. Kalau kita berada di atas tebing setinggi 250 meter ini, kita bisa menyaksikan pemandangan Kota Sukabumi yang hijau nan asri. Bahkan kita juga bisa memanfaatkan Tebing Panenjoan sebagai lokasi foto yang instagramable.

Situ Gunung

Situ Gunung terletak di dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango. Danau yang airnya jernih dikelilingi oleh deretan perbukitan hijau. Kita juga bisa bermalam di sekitar Situ Gunung karena ada fasilitas penginapan yang khusus disiapkan untuk para wisatawan.

Pantai Citepus

Kalau berkesempatan mengunjungi Pelabuhan Ratu di Sukabumi, jangan lupa mampir ke Pantai Citepus. Pantai yang satu ini tak banyak diketahui wisatawan sehingga tempatnya masih alami dan bersih. Nikmati pemandangan menakjubkan saat berkesempatan menghabiskan waktu liburan di pantai ini.

Curug Sodong

Di antara sekian banyak curug yang ada di Sukabumi, Curug Sodong merupakan salah satu yang paling terkenal. Air terjun di objek wisata ini terdiri dari beberapa tingkat. Agar bisa tiba di lokasi Curug Sodong, kita mesti melewati daerah berupa pematang sawah dan jalan setapak yang kondisinya cukup menantang.

Berlibur ke tempat yang dekat bukan berarti membuat kita tak butuh asuransi perjalanan. Karena asuransi perjalanan sangat penting untuk memproteksi perjalanan kita. Liburan murah ditambah asuransi perjalanan akan menyempurnakan pengalaman kita saat bersenang-senang. Mari siapkan rencana perjalanan terbaik ke tempat-tempat yang tak jauh dari ibu kota.

Destinasi Wisata yang Muncul Setelah Bencana Dahsyat

Salah satu sektor yang membesarkan nama Indonesia di mata dunia adalah pariwisata. Negeri ini memiliki banyak sekali destinasi wisata berkelas Internasional yang sangat indah. Wisatawan dari seluruh dunia pasti sulit untuk tidak segera mengunjungi situs tiket pesawat setelah mengetahui keindahan tempat wisata yang ada Indonesia. Tapi tahukan kamu kalau, di balik keindahannya, beberapa tempat indah di Indonesia justru terbentuk setelah bencana besar? Jika tidak, kamu harus membaca ulasan tentang beberapa tempat wisata apa saja yang konon muncul setelah bencana

Taman Nasional Gunung Rinjani

Siapa yang menyangka bahwa keindahan yang disajikan oleh Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) berawal dari letusan besar gunung Samalas-cikal bakal gunung Rinjani. Gunung yang diperkirakan meletus hebat pada abad 13 ini pernah membuat bumi menjadi gelap karena abu letusannya yang tersebar ke berbagai wilayah di bumi, menghalangi cahaya matahari untuk masuk. Letusan berskala 7 tersebut telah membuat puncak Samalas runtuh dan menghasilkan Kaldera besar yang kini berubah menjadi danau Sagara Anak seluas 1.100 ha yang Indah. Di tengah danau itu pun muncul gunung Baru Jari yang merupakan anak gunung Samalas.

Danau Toba

Sama seperti Rinjani, keindahan  Danau Toba di Sumatra Utara berasal dari letusan besar lgunung berapi bernama gunung Toba. Namun kekuatan dari letusan gunung Toba ini berkali-kali lipat dari letusan Samalas. Saking dahsyatnya, peneliti menggolongkan letusan Toba di skala 8. Hal ini karena gunung Toba termasuk ke dalam jenis gunung super dengan cadangan dapur magma yang sangat besar. Dahsyatnya letusan Toba pun diperkirakan telah membunuh 60% mahluk bumi pada saat itu. Namun di masa sekarang, kaldera dari letusan gunung Toba pun telah berubah menjadi danau air tawar sepanjang 100 km dan lebar 30 km dengan danau Samosir di tengahnya.

Museum Sisa Hartaku

Lagi-lagi destinasi wisata menarik hadir setelah letusan gunung berapi. Kali ini, erupsi gunung Merapi di Yogyakarta pada tahun 2010 yang menjadi ‘dalangnya”. Saat itu, awan panas atau wedus gembeli Merapi membakar habis banyak desa disekitarnya. Rumah-rumah pun rusak parah dan hanya menyisakan dinding serta barang-barang yang rusak parah.

Namun berbeda dengan Rinjani dan Toba, destinasi wisata baru yang hadir setelah letusan Merapi tidak terbentuk secara alami, melainkan berkat tangan kreatif Sriyanto yang rumahnya turut menjadi korban Merapi. Pasca Erupsi, Sriyanto berinisiatif untuk mengumpulkan harta yang tersisa dan menyimpannya di rumah yang hanya menyisakan dinding tersebut untuk mengingatkan anak cucu akan malapetaka ini. Tapi lambat laun, banyak orang yang datang untuk menguinjungi rumah tersebut sampai akhirnya diubahlah fungsi rumah miliknya menjadi sebuah tempat bernama Museum Sisa Hartaku yang terletak di Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Museum ini bisa dikunjungi sambil melakukan lava tour di Merapi.

Desa Teletubbies

Ingatkah kamu dengan gempa besar yang melanda Yogjakarta pada tahun 2006 lalu? Besarnya kekutan gempa itu bahkan sampai meratakan sebuah desa bernama Ngelepen di Sleman. Namun beberapa waktu setelah diluluhlantahkan gempa, dusun Ngelepen pun berubah menjadi kawasan unik nan cantik yang banyak dikunjungi wisatawan.

Warga Ngelapen yang dulu kehilangan tempat tinggal, mendapat bantuan dari Lembaga Masyarakat Non-Pemerintah dan Domes For The World Foundation berupa rumah baru. Uniknya, rumah tersebut di desain dengan bentuk dome/ kubah layaknya rumah di tayangan anak Teletubbies. Di tahun 2007, desan ini pun diresmikan oleh pemerintah dengan sebutan ‘New Ngelepen’ dan sejak saat itulah banyak wisatawan yang berkunjung ke sana.

Boot on The Roof

Pada 26 Desember 2004, Gempa berkekuatan lebih dari 9 skala richter mengguncang Aceh dan menimbulkan mega tsunami yang membunuh ratusan ribu orang di berbagai Negara Asia. Tsunami tersebut tidak hanya menyapu bersih daratan yang dilaluinya, tapi juga membawa berbagai benda yang ada di laut. Seperti kapal nelayan dari Lampulo, Kecamatan Kuta Alam seberat 20 ton yang terseret hingga 1 km dari tempatnya berlabuh. Kapal itu pun tersangkut di atap rumah warga. Tak hanya itu, kapal itu pun ternyata telah menyelamatkan sekitar 59 orang dari terjangan tsunami.

Melihat hal tersebut, kapal itu pun tak lantas di turunkan dari atap setelah tsunami surut, tapi justru sengaja dipertahankan dengan posisi tersangkut di atap rumah sebagai salah satu museum Tsunami Aceh. Kehadiran museum Kapal Di Atap Rumah ini pun telah berhasil mengundang banyak wisatawan.

Untuk mengunjungi tempat-wisata tersebut ada berbagai moda transportasi yang bisa digunakan. Namun gunakanlah pesawat untuk mendapat waktu tempuh yang lebih cepat. So, buka situs tiket pesawat terbaik dari sekarang. Jika ingin mendapat tiket pesawat dengan harga yang murah, kamu bisa cek harga tiket pesawat di Reservasi.com

3 Kejadian Alam Yang Aneh di Dunia

Alam memang selalu menyimpan berjuta misteri yang tidak mungkin dapat terpecahkan oleh manusia. Di berbagai penjuru dunia, banyak fenomena-fenomena yang aneh dan jarang terjadi. Contohnya seperti fenomena sungai yang berada didalam lautan, yang lebih uniknya lagi antara air sungai dan air laut itu nampak tidak bercampur dan tidak menyatu. Hal ini menunjukan bahwa kita sebagai manusia, tidak layak untuk menyombongkan diri dihadapan Allah SWT. Nah pada kesempatan kai ini, saya akan menyampaikan 3 kejadian alam yang aneh.

  1. Halilintar Abadi Di Venezuela

Fenomena alam ini sungguh menakutkan, jika kita melihat fenomena ini pasti kita akan merasa seperti sedang berada didunia kegelapan. Halilintar ini terus terjadi lebih dari 160 hari disetiap tahunnya, sebanyak 10 jam perharinya dan sebanyak 280 kali per jamnya. Walaupun cuaca terang atau tidak hujan, halilintar ini terus saja bergemuruh, apalagi kalau dimalam hari maka semakin tampak jelas cahaya dari kilatan halilintar abadi ini.

  1. Gerbang Neraka Di Turkmenistan

Gerbang neraka ini muncul karena gas bumi yang keluar dari celah-celah bebatuan. Jika ada hal pemicu seperti halilintar, maka gerbang neraka ini akan mengeluarkan api yang besar serta menggolak seperti neraka, oleh karena itu fenomena ini dinamakan Gerbang Neraka.

  1. Sungai Di Dalam Laut Meksiko

Sungai bawah laut ini memang benar adanya, bahkan ada dalam ayat Al quran yang menjelaskan keberadaan sungai dibawah laut. Fenomena ini sampai-sampai membuat para peneliti kebingungan, karena air sungai bawah laut itu rasanya tidak asin padahal sungainya berada didalam laut, serta air keduanya ini tampak terpisah satu sama lain dan tidak menyatu.