Lakukan Perawatan Kulit Berikut Untuk Kulit Putih Maksimal

Selain dibedakan atas waktu pelaksanaanya, perawatan kulit juga dibedakan atas cara yang dipakai. Bisa perawatan pada kulit dari dalam dan bisa perawatan kulit dari luar. Nah untuk kali ini, kita bahas perawatan pada kulit dari luar. Sebagaimana diketahui, bahwa bentuk perawatan pada kulit dari luar memiliki efek yang terlihat lebih nyata dan cepat jika dibandingkan dengan perawatan kulit dari dalam. Hal ini tak lepas kenyataan bahwa perawatan kulit dari luar langsung mengenai bagian yang ingin kita rawat.

Melakukan perawatan pada kulit bagian luar berarti memberikan kulit, vitamin secara langsung pada kulit. Sehingga kulit sebagai bagian tubuh terluar yang memiliki banyak fungsi selain fungsi kecantikan dan pelindung orga bagian dalam langsung bisa menyerap vitamin yang kita berikan. Itulah mengapa manfaat yang ditimbulkan dari perawatan kulit dari luar sangat cepat terasa.

Perawatan Kulit dari Luar

Nah ada beberapa bentuk perawatan kulit yang bisa kita lakukan dari luar. Bisa perawatan pada kulit dengan cara alami dan bisa perawatan pada kulit dengan cara modern. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Misalnya pada perawatan kulit alami, cenderung tidak memiliki efek samping, tapi waktu yang dibutuhkan cukup lama. Sementara pada perawatan kulit secara modern, waktu yang dibutuhkan lebih cepat. Hanya saja terkadang banyak efek samping. Berikut diantara peratatan kulit yang bisa kita lakukan:

  1. Gunakan lulur

Sudah jadi rahasian sejak belum ditemukanya berbagai perawatan pada kulit secara modern, lulur banyak dilakukan. Lulur adalah bentuk perawatan kulit dengan memberikan kulit vitamin secara langsung. Dari sejak jaman dahulu, bentuk perawatan kulit yang satu ini dilakukan. Waktu penggunaanyapun berbeda-beda, ada yang bisa dilakukan setiap hari, ada yang bisa dilakukan seminggu dua kali datau seminggu sekali. Yang pasti efek yang diberikan dari lulur sangat bagus untuk kulit.

Nah, untuk pilihan bahan yang bisa digunakan juga ada yang alami dan juga ada yang modern. Kalau untuk yang modern, kita bisa membelinya di toko kecantikan atau apotek dan toko obat lainya. Biasanya lulur semacam ini juga terbuat dengan bahan alami tetapi diolah dengan cara modern.

Kalau tidak suka dengan bahan yang terdapat di toko obat, kamu bisa membuat sendiri lulur dari bahan alami. Misalnya kamu buat dari bengkuang. Atau kamu bisa juga menggunakan susu untuk luluran. Bahan-bahan tersebut sangat bagus untuk memutihkan kulit. Hanya saja kamu harus melakukan perawatan tersebut secara teratur.

  1. Gunakan masker

Jika luluran biasanya ditujukan untuk seluruh bagian kulit, kalau kamu hanya ingin merawat bagian kulit wajah kamu. kamu bisa memilih untuk membuat masker saja. salah satu masker yang bisa kamu pilih adalah masker yang terbuat dari beras. Masker dari beras memiliki kanduangan Vitamin C dan E yang bagus untuk kulit.

Cara membuatnya pun sangat sederhana, hanya perlu beras yang terbuat dari beras organik.  Lalu buatlah jadi tepung dengan cara di rendam selama sehari semalam, lalu ditumbuk sampai jadi halus. Setelah itu baru kamu keringkan dengan cara di jemus. Baru setelah kering kamu bisa gunakan sebagai masker. Kalau tidak suka dengan bahan yang satu ini, kamu bisa juga menggunaka bahan lain. atau kamu bisa membelinya di toko obat.

Perawatan kulit dari luar juga banyak tersedia di salon kecantikan. jadi kalau kamu tidak ingin ribet tapi memperoleh hasil yang maksimal, datang saja ke salon kecantikan. hanya saja butuh biaya yang mahal.

 

Cara Alami Menghilangkan Flek Hitam Akibat Jerawat yang Efektif

Flek hitam bisa terjadi Karena beberapa faktor seperti terkena paparan sinar matahari secara langsung atau bisa juga karena kebiasaan anda menyentuh jerawat di wajah. selain itu penggunaan kosmetik yang mengandung bahan kimia juga menjad faktor timbulnya flek hitam di kulit wajah.

Jika flek hitam muncul, tentu membuat penampilan wajah kita kurang menarik. Oleh sebab itu, anda perlu segera melakukan atau menjalankan tips kecantikan tertentu untuk segera mengatasi flek hitam yang telah muncul diwajah. Mengatasi atau menghilangkan flek hitam secara alami merupakan hal yang sangat direkomendasikan. Nah berikut ini beberapa cara alami dalam menghilangkan flek hitam akibat jerawat yang bisa anda terapkan.

  1. Gunakan Buah Pepaya

Kandungan yang terdapat pada buah pepaya seperti enzim pepain, mampu mengurangi terjadinya peradangan yang disebabkan bekas jerawat pada kulit wajah. sehingga jika anda menggunakan masker dari buah pepaya secara rutin, maka bisa membantu dalam menghilangkan flek hitam bekas jerawat pada wajah.

  1. Memakai Buah Bengkuang

Buah bengkuang merupakan salah satu buah yang sering digunakan sebagai bahan dasar produk kecantikan untuk perawatan wajah. hal tersebut karena memang bengkuang memiliki manfaat yang luar biasa dalam mencerahkan serta memutihkan wajah. nah jika anda memiliki wajah yang dipenuhi dengna flek hitam akibat jerawat, maka anda bisa menggunakan buah bengkuang yang dijadikan sebagai masker wajah.

  1. Memanfaatkan Minyak Zaitun

Untuk menjaga kesehatan serta melembutkan kulit wajah, maka supan vitamin E pada wajah perlu dipenuhi dengan baik. Untuk mendapatkan vitamin E, anda bisa menggunakan minyat zaitun dengan cara mengoleskannya pada seluruh kulit wajah anda. Penggunaan minyak zaitu secara rutin dan teratur tidak hanya mampu menjaga serta melembutkan kulit wajah saja, akan tetapi juga mampu menghilangkan flek hitam yang disebabkan akibat timbulnya jerawat.

  1. Menggunakan Buah Tomat

Tomat merupakan salah satu bahan yang dipercaya memiliki sejuta manfaat. Terutama dalam bidang kesehatan serta kecantikan. Di bidang kecantikan, tomat bisa anda gunakan sebagai masker yang bermanfaat untuk menghilangkan flek hitam bekas jerawat. Kandungan kolagen yang tinggi pada buah tomat, mampu membersihkan sel kulit mati dan membentuk sel kulit baru. Sehingga kulit wajah tampak lebih segar dan terhindar dari penuaan. Penggunaan tomat menjadi salah satu tips kecantikan secara alami untuk menghilangkan flek hitam akibat jerawat yang sangat efektif dan aman.

Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, tentu harus menerapkan tips kecantikan yang telah saya bagikan diatas dengan cara rutin, teratur dan konsisten. Semoga artikel ini memberikan pengetahuan tambahan bagi teman-teman dalam merawat kesehatan wajah supaya terhindar dari flek hitam akibat jerawat.

Daftar Anjuran Konsumsi Gula Berdasarkan Kelompok Usia


Jika kamu termasuk golongan orang yang suka mengonsumsi makanan manis, sudahkah kamu menghitung jumlah asupan gula yang dikonsumsi per harinya? Dilansir dari kumparan, Wajib hukumnya bagi setiap orang untuk menghitung jumlah asupan gula yang masuk ke tubuh per harinya. Karena meskipun dibutuhkan, asupan gula tetap harus dibatasi demi mencegah bahaya kesehatan, seperti diabetes yang kini marak menyerang kaum muda yang berusia di bawah 40 tahun.

Sebenarnya, tanpa harus mengonsumsi gula tambahan atau added sugar, kamu sudah bisa memenuhi asupan gula dengan mengonsumsi bahan pangan yang mengandung gula alami. Buah-buahan dan gandum menjadi sumber gula alami yang baik untuk menstabilkan kadar gula dalam darah.

Anjuran konsumsi gula pun berbeda-beda, baik berdasarkan usia ataupun jenis kelamin. Hal ini dikarenakan aktivitas orang yang tidak sama, sehingga asupan gula yang dibutuhkan untuk diubah menjadi energi pun ikut berbeda.

Jika umumnya orang dewasa membutuhkan asupan gula sebanyak 12 sendok teh per harinya, berbeda dengan anak-anak yang butuh sekitar 6 sampa 10 sendok teh saja.

Bagi yang penasaran ingin mengetahui seberapa banyak gula yang harus dikonsumsi oleh masing-masing orang, maka kumparan mempunyai daftar kelompok usia dengan jumlah gula yang harus dikonsumsi setiap harinya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Bali, inilah daftar anjuran konsumsi gula berdasarkan kelompok umur:

  1. Usia 7-12 bulan : 6-8 gram
  2. Usia 1-3 tahun : 13-25 gram
  3. Usia 4-6 tahun : 20-39 gram
  4. Usia 7-9 tahun : 23-45 gram
  5. Usia 10-12 tahun : 26-51 gram
  6. Usia 13-15 tahun : 30-60 gram
  7. Usia 16-18 tahun : 33-65 gram
  8. Usia 19-29 tahun : 32-64 gram
  9. Usia 30-49 tahun : 30-59 gram
  10. Usia 50-60 tahun : 28-56 gram
  11. Usia diatas 60 tahun : 26-51 gram

Sudah tepatkah konsumsi gula kamu?

Sumber : kumparan.com

4 Tips Agar Tidak Gigi Berlubang

Gigi berlobang tidak hanya menyakitkan, tapi juga bisa membutuhkan biaya besar untuk mengobatinya. Memang tidak murah untuk sekedar manambal gigi atau mencabut gigi yang berlobang. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kita selalu merawat dan menjaga kebersihan gigi, agar terhindar dari gigi berlobang dan mengeluarkan biaya mahal. Gigi berlobang ini biasanya muncul karena terlalu banyak makan yang manis-manis serta tidak teraturnya menggosok gigi. Nah berikut ini, akan saya sampaikan 4 tips agar gigi tidak berlobang.

  1. Kurangi Makanan Yang Mengandung Gula Berlebih

Gula atau glukosa merupakan kandungan yang dapat dengan mudah melekat di sela-sela gigi dan merusak gigi. Hal ini dikarenakan caramel merupakan bahan yang dapat mengundang bakteri perusak susunan gigi. Makanan yang mengandung gula berlebih yakni permen, coklat, dan masih banyak lagi.

  1. Biasakan Menggosok Gigi Secara Teratur

Menggosok gigi secara teratur memang menjadi cara yang paling umum. Anjuran menggosok gigi secara teratur yakni sebanyak 2 kali dalam sehari setelah makan dan sebelum tidur. Kebiasaan menggosok gigi secara teratur ini bisa mencegah timbulnya lobang-lobang pada gigi.

  1. Berkumur Menggunakan Obat Kumur

Obat kumur menjadi solusi yang bisa menuntaskan masalah gigi berlobang. Kita bisa menggunakan cara mencegah munculnya gigi berlobang dengan berkumur setiap kali selepas kita menggosok gigi, hal ini bertujuan agar membersihkan gigi secara total.

  1. Konsultasi Pada Dokter Gigi

Kita bisa lakukan ini dengan cara berkonsultasi dengan dokter gigi secara rutin yakni minimal 6 bulan sekali. Dengan begitu, gigi-gigi kita bisa diketahui dan terdeteksi oleh dokter gigi. Tentu saja hal ini bisa membantu kita untuk mengetahui bagamana kondisi kesehatan gigi kita.

4 Jenis Tanaman Beracun

Semua makhluk hidup dibumi  sangat berbgantung pada alam seperti tumbuhan. Untuk memenuhi segala kebutuhan hidup sehari-hari. Tumbuhan memang banyak memberikan manfaat bagi manusia. Namun tanpa kita sadari, ada juga beberapa jenis tumbuhan yang memiliki racun hingga mematikan. Nah pada kesempatan kali ini, saya akan sampaikan 4 jenis tanaman yang beracun.

  1. Tanaman Jarak

Tanaman ini sudah tercatat dunia sebagai salah satu tanaman yang paling beracun. Tanaman jarak ini mengandung racun yang berbahaya dibagian bijinya. Daun getah jarak biasanya dijadikan untuk bahan obat-obatan tradisional. Andai saja biji tanaman jarak ini tertelan, maka dapat mebunuh manusia dalam waktu 48 jam.

  1. Singkong Karet

Singkong karet ini mengandung zat racun yang berbahaya, biasa ditemukan di daerah pedesaan. Racun yang terkandung pada singkong karet ini berupa senyawa cyanogenik glycoside serta enzim asam sianida.

  1. Kecubung (Datura Metel)

Tanaman ini tumbuh subur di Indonesia dan masih satu keluarga dengan bunga lonceng. Pada dasarnya, Kecubung ini mengandung senyawa kimia yang berkhasiat untuk pengobatan berbagai penyakit. Namun dibalik itu semua, kecubung mengandung racun zat alkaloid. Efek yang ditimbulkan racun ini akan membuat seseorang mual, muntah-muntah, sesak nafas, kulit memerah, pusing, berhalusinasi, dan berujung pada kematian.

  1. Pohon Upas

Di Indonesia pohon ini tampak tumbuh subur yakni di pulau Jawa, dan biasa dikenal dengan nama pohon Ancar. Pohon ini mengandung zat racun yang berbahaya pada bagian getah lendirnya. Efek getah racun ini akan mengakibatkan seseorang kejang-kejang, bahakan dapat membunuh dalam 2 menit.