Rahasia Sukses Berbisnis Produk Kuliner Khas Daerah

Food is the ingredient that binds us together.

Tren makanan memang semakin menarik dan beragam selama beberapa tahun terakhir ini. Aneka jenis produk kuliner khas daerah juga semakin diminati dan selalu kebanjiran order. Hal ini memicu banyak orang untuk lebih serius mengembangkan produk kuliner dari daerahnya masing-masing.

Tetapi sebelum memulai bisnis kuliner khas daerah, alangkah lebih baik jika kita sudah memahami rahasia sukses yang satu ini :

Mengembangkan Produk yang Belum Populer

Produk yang belum populer adalah kunci untuk meraih hati banyak orang. Salah satu contoh nayatanya adalah bakpia khas Yogyakarta. Coba ingat-ingat berapa banyak merek bakpia yang berada di bawah bayang-bayang Bakpia 25 atau Bakpia Kurnia Sari. Jika ingin sukses, tentu saja kita mesti mengembangkan produk kuliner yang baru dan minim kompetitor.

Mengemas Produk Kuliner Secara Menarik

Kemasan kini tak hanya berfungsi sebagai pembungkus, melainkan juga menjadi sarana promosi. Karena kemasan produk kuliner yang menarik dan membuat produk kuliner jadi mudah dibawa tentu saja membuat orang semakin menyukainya. Ciptakan desain kemasan produk kuliner yang unik dengan warna-warna menarik dan bentuk yang mudah dibawa ke mana-mana.

Jangan Pelit untuk Urusan Komposisi

Untuk urusan komposisi produk, jangan pernah pelit saat menggunakan bahan baku. Biasanya para wisatawan yang berburu oleh-oleh menyukai produk kuliner dengan cita rasa istimewa. Jadi, siapkan takaran bahan yang tepat. Jangan pelit-pelit memberikan topping atau bahan isian. Agar cita rasa produk kuliner kita semakin mengesankan.

Promosi Melalui Media Sosial

Media sosial yang paling tepat untuk mempromosikan produk kuliner adalah Instagram da Facebook. Siapkan foto-foto istimewa yang membuat produk kuliner kita semakin menggugah selera. Kita juga bisa mengadakan kuis berhadiah produk untuk menarik minat para pengguna media sosial. Maka informasi mengenai produk kuliner kita pun akan lebih cepat menyebar.

Jangan resah dulu soal urusan modal yang terbatas. Sebab kini ada Mekar.id yang dapat membantu proses pinjaman modal bagi sektor UMKM. Mekar.id menjadi salah satu wadah investasi sosial karena para investor dapat langsung menyalurkan dananya pada pihak pengembang UMKM yang membutuhkan. Tentu saja konsep peer to peer yang digagas oleh Mekar.id ini membuat proses penyaluran modal menjadi lebih praktis dan tepat sasaran. Pihak investor dan pengembang UMKM sama-sama mendapatkan kemudahan untuk urusan finansial. Masalah pinjaman modal UMKM pun bisa dituntaskan dengan praktis melalui Mekar.id.

Cara Mengelola Bisnis Dengan Baik

Mengelola usaha atatu bisnis memang bukanlah hal yang mudah, karena begitu ketatnya persaingan di dunia bisnis tersebut. Dibutuhkan kecermatan dan strategi yang tepat untuk mengelola suatu bisnis, ada peribahasa dari nelayan mengatakan “ melenceng satu kilo, ribuan kilo kita tersesat “. Sama halnya dengan bisnis juga, salah strategi bisa-bisa bangkrut. Pada kesempatan kali ini, saya akan sampaikan beberapa cara mengelola bisinis dengan baik.

  1. Gunakan Pegawai Yang Handal

Pegawai yang handal, tentu saja akan membawa keberuntungan bagi perusahaan. Hal ini sangat penting, karena sesuatu yang dikerjakan oleh ahlinya pasti akan menghasilkan produk yang berkualitas. Kita bisa merekrut karyawan atau pegawai di sekitar tempat tempat perusahaan, atau bisa dengan cara perekrutan lewat online serta media-media dan koran.

  1. Memanajemen Keuangan Dengan Baik

Mendata suatu pemasukan dan pengeluaran uang memang sangat penting bagi sebuah perusahaan. Kita harus cermat dalam urusan pendanaan, sebisa mungkin mencari untung yang sebanyak-banyaknya dengan pengeluaran dana yang minim. Jika kita tidak bisa memanajemen sendiri, mungkin kita bisa merekrut pegawai yang ahli dalam manajemen keuangan.

  1. Aktif Dalam Perkembangan Pasar

Pada umumnya para konsumen ini selalu membeli produk-produk yang sedang tren. Tentu saja kita sebagai pelaku usaha jangan mau ketinggalan informasi pemasaran, kita harus lebih aktif dalam mengikuti perkembangan pasar.

  1. Belajar Dari Kegagalan

Tak sedikit para pelaku bisnis mengalami kegagalan, bahkan sampai bangkrut. Tentu saja, kita dapat pelajaran dan mengetahui penyebab dari kegagalan ini, lambat laun kita bisa bangkit serta memulai dari nol. Atau bahkan kita memilki strategi yang lebih bagus lagi daripada strategi sebelumnya.