Inilah 7 Cara Pencegahan Demam Berdarah yang Paling Efektif


Foto stok gratis tentang bata, genangan air, hujan

Sumber : pexels.com

Demam berdarah termasuk penyakit yang bisa menyebabkan kematian. Penyakit ini juga bisa menyebabkan implikasi parah disertai dengan gejala – gejala yang sangat mengganggu. Penderita penyakit ini biasanya akan mengalami beberapa gejala seperti demam tinggi, kelelahan, ruam kemerah merahan, dan jumlah trombosit yang rendah. Upaya pengobatan bagi penderita penyakit ini harus melalui perawatan medis dan dirawat di rumah sakit. Selain itu, mengkonsumsi beberapa makanan tertentu juga bisa meningkatkan jumlah trombosit darah.

Demam berdarah disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini biasanya menggigit di waktu – waktu tertentu seperti pagi, siang dan sore hari. Seseorang yang terkena gigitan nyamuk ini biasanya tidak menunjukkan gejala atau tanda tertentu. Baru setelah beberapa hari, gejala penyakit ini mulai muncul. Saat nyamuk tersebut membawa virus dengue dan menggigit tubuh seseorang, maka nyamuk akan menyuntikkan racun khusus dan dilanjutkan dengan menghisap darah. Pada saat inilah infeksi demam berdarah terjadi.

Agar terhindar dari penyakit demam berdarah, upaya pencegahan tentu harus dilakukan. Berikut contohnya :

1. Membersihkan Sarang Nyamuk

Nyamuk biasanya menyukai genangan air. Sehingga, jika terdapat genangan air di sekitar tempat tinggal, sebaiknya segera dibersihkan. Tempat ini bisa menjadi sarang nyamuk berkembang biak. Saluran air yang tersumbat juga bisa menjadi sarang nyamuk. Selain itu, kolam ikan yang tidak terawat juga harus diperhatikan di saat musim hujan agar tidak menjadi sarang nyamuk. Semprotkan obat seperti insektisida sebagai upaya untuk mencegah tanah menjadi area pengembangbiakan nyamuk Aedes Aegypti. 

2. Menjaga Kebersihan Lingkungan

Kebersihan lingkungan termasuk kebersihan rumah sangat penting. Selain itu, rumah yang bersih juga akan memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Anda bisa menjaga kebersihan rumah agar terhindar dari nyamuk dengan cara alami seperti memelihara ikan. Ikan akan memakan jentik – jentik nyamuk. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan menggunakan obat anti nyamuk dan insektisida dan diletakkan di tempat – tempat tertentu. 

3. Menjaga Diri Saat Beraktivitas di Luar

Di saat musim hujan, aktivitas di luar rumah terkadang terasa sangat mengganggu. Menggunakan jas hujan saat mengendarai motor sangat dibutuhkan agar tubuh tetap terlindungi. Sehingga, Anda harus lebih memperhatikan kondisi tubuh saat di musim hujan. Menggunakan lotion anti nyamuk juga bisa dilakukan bila dirasa perlu. Anda sebaiknya juga menghindari tempat – tempat yang berpotensi untuk menjadi sarang nyamuk agar terhindar dari gigitan nyamuk penyebab demam berdarah.

5. Menjaga Diri Dari Gigitan Nyamuk

Mungkin tidak setiap saat kita bisa sadar untuk menjaga diri agar terhindar dari gigitan nyamuk. Diperlukan upaya khusus untuk mencegah gigitan nyamuk. Salah satunya dengan menggunakan krim atau lotion anti nyamuk. Upaya ini cukup efektif untuk mencegah demam berdarah. Selain itu, meletakkan tanaman – tanaman pengusir nyamuk di dalam rumah juga bisa dilakukan sebagai cara alami.

6. Memastikan Rumah Mendapat Penerangan yang Cukup

Sarang nyamuk biasanya di tempat – tempat gelap dan lembab. Nyamuk biasanya tidak menyukai tempat yang terang. Sehingga, Anda harus memastikan rumah Anda mendapatkan cukup pencahayaan. Pastikan setiap ruangan mendapat pencahayaan yang cukup. Hal ini tentu sebagai upaya untuk mencegah sudut – sudut rumah menjadi sarang nyamuk. Di jendela atau ventilasi, pasanglah jaring – jaring agar nyamuk tidak mudah masuk ke dalam rumah.

7. Memakai Pakaian yang Nyaman dan Tepat

Saat beraktivitas, menggunakan pakaian yang nyaman tentu sangatlah penting. Pilihlah pakaian yang tertutup saat beraktivitas di luar rumah. Selain sebagai penutup tubuh, pakaian juga berfungsi untuk melindungi diri termasuk mencegah gigitan nyamuk berbahaya seperti nyamuk Aedes Aegypti yang bisa menyebabkan penyakit demam berdarah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *