3 Fase Umur Anak dan Cara Mengajarkannya Pendidikan Seksual

Hasil gambar untuk 5 Tips Menyerahkan Pendidikan Seks Pada Anak


Menggunakan ucapan-ucapan yang efisien bagian tubuh membantu anak anda belajar tentang tubuhnya, jadi pakai ucapan-ucapan ini dari awal: vulva, vagina, payudara, puting susu, penis, skrotum, testis.

Anda dapat memakai momen sehari-hari untuk menggarap ini, contohnya masa-masa mandi atau saat Anda membantu anak anda berpakaian merupakan saat yang tepat untuk mengenalkan nama bagian tubuh.

Berikut ini sebanyak hal yang perlu anda pelajarai tentang teknik dan bahasa penyampaian tentang seksualitas pada anak sesuai dengan usia mereka:

Usia 6-8 tahun

Pada usia enam tahun, tidak tidak banyak anak tertarik pada bagaimana bayi dibuat dan mungkin akan menyampaikan pertanyaan.

Jika anak anda bertanya, ‘Bagaimana bayi bisa masuk ke dalam rahim mama?’ Tanyakan kepadanya apa yang dia pikirkan. Ini akan membantu Anda memahami apa yang sudah diketahui anak Anda. Anda bisa menjelaskannya secara sederhana, memberikan informasi sebanyak yang anda rasa nyaman. Misalnya Anda bisa mengatakan, ‘Untuk membuat adik bayi, papa dan mama harus bekerja sama.’

Usia 4-5 tahun

Anak-anak usia 4-5 tahun sering bertanya dari mana bayi berasal. Mereka dapat memahami bahwa bayi tumbuh di rahim ibunya, dan untuk membuat bayi Anda membutuhkan sperma (seperti biji mungil) dari seorang pria dan sel telur (seperti telur kecil) dari seorang wanita.

Jika anak anda bertanya ‘Dari mana saya berasal?’ Anda bisa bertanya, ‘Apa pendapatmu?’ Ini membantu Anda memikirkan apa yang sebenarnya dia tanyakan dan seberapa besar dia mengerti. Anda bisa memberikan penjelasan sederhana seperti ‘Bayi tumbuh di tempat di dalam perut ibu mereka yang disebut rahim’.

Jika anda hamil, anak Anda mungkin bertanya, ‘Dari mana bayi itu keluar?’ Berikan jawaban yang simpel tetapi akurat seperti ‘Saudara laki-laki anda tumbuh di rahim mama. Saat dia selesai tumbuh, dia bakal terbit melewati jalan lahir, yang disebut vagina ‘.

Usia 2-3 tahun

Kebanyakan anak berusia 2-3 tahun sangat penasaran dengan tubuh mereka sendiri dan anak-anak lainnya. Mereka juga akan memperhatikan bahwa tubuh anak laki-laki dan anak perempuan berbeda. Anak Anda mungkin bertanya mengapa atau berkata, ‘Apa itu?’ Anda bisa mengajari anak anda bahwa setiap bagian tubuh memiliki nama dan pekerjaannya sendiri ‘untuk dilakukan. Misalnya, anak laki-laki memiliki penis, dan anak wanita memiliki vagina.

Anda mungkin memburu bahwa dengan menonton buku bersama anak anda akan sangat membantu. saya dan anda bisa memakai gambar untuk membantu anak anda mempelajari nama-nama bagian tubuh dan memahami perbedaan antara anak laki-laki dan anak perempuan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *